Sistem monitoring kilometer dan BBM armada untuk operasional perkebunan

FleetOps adalah sistem web internal untuk operasional transportasi perkebunan. Sistem ini membantu tim memantau kilometer kendaraan, penggunaan BBM, aktivitas sopir, data rute, dan alur persetujuan dalam satu tempat. Proyek ini berangkat dari masalah operasional nyata: catatan kendaraan dan BBM tersebar di log manual, spreadsheet, dan pengecekan admin yang berulang. FleetOps menyatukan alur kerja itu ke dalam satu dashboard sehingga manajer dan admin bisa meninjau data lebih cepat dan mengurangi bolak-balik manual.
Operasional transportasi melibatkan banyak bagian yang bergerak: sopir, kendaraan, rute, catatan kilometer, pengajuan BBM, dan dokumen pendukung. Saat data ini dikelola manual, sulit melacak apa yang terjadi, kendaraan mana yang dipakai, berapa BBM yang diajukan, dan apakah pengajuan sudah disetujui. Tantangannya adalah merancang sistem yang terasa sederhana untuk pekerjaan admin harian, tapi tetap mendukung detail operasional seperti akses berbasis role, status persetujuan, catatan SK BBM, manajemen rute, dokumentasi odometer, dan visibilitas level manajer.
Saya mulai dengan memahami cara kerja alur transportasi yang ada di lapangan: bagaimana sopir melaporkan pemakaian kilometer, bagaimana pengajuan BBM dibuat, bagaimana persetujuan ditangani, dan bagaimana admin memeriksa data pendukung. Dari sana, saya memecah sistem menjadi modul-modul inti: ringkasan dashboard, data kendaraan dan rute, pengajuan Bon BBM, catatan SK BBM, alur persetujuan, dan dokumentasi foto odometer. Tujuannya bukan membuat sistem yang kompleks, tapi membuat setiap langkah operasional lebih mudah dilacak dan ditinjau.
FleetOps dibangun sebagai dashboard web responsif menggunakan Next.js, Tailwind CSS, Supabase, dan Vercel. Sistem ini mencakup akses berbasis role, dashboard manajer, alur persetujuan Bon BBM, tabel SK BBM, manajemen rute, dan unggah foto odometer. Admin bisa mengelola catatan operasional, sementara manajer bisa meninjau pengajuan, memeriksa ringkasan data, dan menyetujui alur terkait BBM. Sistem dirancang untuk mengurangi pengecekan manual yang tersebar dan membuat data transportasi lebih mudah diakses dari satu tempat.



FleetOps membuat saya mengerjakan sistem bisnis internal nyata dengan logika yang lebih kompleks daripada landing page biasa. Proyek ini menuntut product thinking, struktur database, UX dashboard, alur persetujuan, dan penanganan detail operasional. Proyek ini menunjukkan kemampuan saya merancang dan membangun tool untuk operasional bisnis nyata — terutama sistem di mana kejelasan, akurasi, dan kenyamanan pemakaian harian lebih penting daripada dekorasi visual.
Punya brief yang masih berantakan atau website yang belum selesai? Saya bantu merapikannya, menyusun alurnya, lalu membangunnya hingga siap tayang.